Download Pedoman Hisab Muhammadiyah


Assalamu alaikum wr wb

Kata “hisab” berasal dari kata Arab al hisab yang secara harfiah berarti perhitungan atau pemeriksaan. Dalam al-Quran kata hisab banyak disebut dan secara umum dipakai dalam arti perhitungan (QS. Ghafir : 17),  hari perhitungan (QS. Sad : 26), perhitungan waktu (QS. Yunus: 5).

Di dalam islam penggunaan hisab digunakan untuk menentukan waktu sholat, waktu puasa, waktu idul fitri, sholat gerhana dan yang lain.

di dunia islam sendiri sejarah penggunaan hisab sangat panjang dan menarik untuk di simak apalagi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih tentunya dalam penentuan waktu peribadatan akan lebih presisi keakuratannya.

Muhammadiyah sebagai ormas islam terbesar di Indonesia merupakan salah satu yang sangat vokal dengan penggunaan hisab dalam membuat kalender hijriyah dan penentuan waktu peribadatan.

Di Indonesia penggunaan hisab akan sangat populer ketika menjelang awal Ramadhan dan Syawal karena di gunakan untuk menentukan waktu melihat hilal sebagai pertanda bulan baru.

pemerintah melalui kementerian Agama dalam menentukan awal Ramadhan dan Syawal akan melakukan sidang itsbat dengan berbagai ormas dan di sebar berbagai tim pencari hilal atau rukyatul hilal. kriteria yang digunakan pemerintah dalam menentukan awal bulan komariah adalah imkanur rukyat MABIMS sekitar 2 derajat.

kadangkala antara pemerintah dan muhammadiyah terjedi perbedaan dalam menentukan awal Ramadhan dan syawal dikarenakan muhammadiyah menggunakan wujudul hilal sementara pemerintah dengan imkanur rukyat sesuai kriteria MABIMS.

perbedaan inilah yang sering kali memperuncing gesekan antara warga muhammadiyah maupun ormas islam yang lain walaupun para pimpinan organisasi saling menghormati namun tidak dipungkiri gesekan itu pasti ada.

apalagi jika Muhammadiyah sudah membuat maklumat tentang penetapan awal Ramadhan dan syawal dengan di publikasikan lewat berbagai media namun pemerintah belum menetapkan kadangkala muncul komentar-komentar negatif yang sangat profokativ untuk itu perlu kesadaran warga muhamamdiyah pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk sama-sama belajar tentang apa itu hisab dan apa saja penggunaannya juga sejarah perkembangannya agar tdak asal komentar negatif namun minim pemahaman. untuk itulah buku pedoman hisab muhammadiyah yang diterbitkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah dapat menjadi rujukan untuk sama-sama belajar tentang hisab.

perlu disadari pula penggunaan hisab tidak hanya digunakan untuk menentukan awal Ramadhan dan Syawal saja namun digunakan untuk yang lainnya salah satunya adalah pembuatan kalender Hijriyah. untuk lebih memahami berbagai kalender hijriyah di Indonesia dapat juga membacanya di artikel Ragam Kalender Islam Indonesia ( Muhammadiyah, NU, Persis dan Kemenag ).

untuk mengunduh Pedoman Hisab Muhammadiyah silahkan mengunduhnya di sini.

demikan pos tentang pedoman hisab muhammadiyah,jika penulis ada kata-kata yang keliru mohon disampaikan. terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s