Donor Darah pertama kali itu?


Assalamu alaikum w w
Donor darah merupakan kegiatan untuk saling berbagi dengan menyumbangkan darah kita ke orang yang membutuhkan darah. Mungkin kegiatan ini sudah menjadi hal biasa bahkan lumrah pada saat kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan oleh PMI, organisasi kemasyrakatan, perusahaan dan lain sebagainya.
Bagi penulis sendiri kegiatan ini merupakan hal yang istimewa, kenapa? Kegiatan ini tidak sumua orang dapat melakukan karena ada faktor-faktor tertentu kenapa orang dapat donor dan tidak mendonorkan darahnya.
Penulis akan berbagi cerita awal pertama kali mendonorkan darah, walaupun ini cerita sudah basi tapi tidak apa-apalah karna ini sangat berkesan bagi penulis (so berkesan😀 ).
Tepat tanggal 24 agustus 2013 penulis masih kelas XII waktu itu sedang jam kosong hehe senengnya😀 penulis lupa waktu sedang kosong karna apa tapi yang jelas jam kosong hehe. Bukannya jam kosong untuk belajar yah (so rajin :D) kelas kami malah pada nonton film bukan film yang enggak-enggak yah😀 dan ada suatu pengumuman bahwa PMI sudah datang silahkan mendonorkan darah (sudah agenda rutin dari PMI) penulis waktu itu ingin banget mendonorkan darah tapi masih malu hahaha niat donor kok malu yah😀 . penulis enjoy aja nonton film haha waktu itu memang betul-betul free nggak tau gurunya pada kemana diluar pada main bola dan satunya lagi pada latihan gerak jalan (mau lomba) dan dikelas pada nonton film.
Singkat kata temen penulis si wafiq namanya itu masuk kekelas dan minta untuk nemenin donor darah, penulis ikut aja tuh haha dari pada enggak kesampaian donor darahnya dan si zahidah ulfah juga minta ikut lumayan 3 orang dari kelasku, pas ditempatnya kami disuruh mengisi formulir setelah itu dicek tekanan darah alhamdulillah penulis lolos dan siwafiq malah harus disuruh istirahat dulu karna dia habis main bola.
Penulis belum pernah dicek golongan darahnya maka dicek dulu waktu itu seperti pulpen tusukannya (emangnya sate :D) cus sakit banget (lebay) Cuma kaget doang kok hehe dan alhamdulillah penulis golongan darahya O dgn RH +. Setelah itu disuruh berbaring inilah saat paling menegangkan haha😀 (lebay deh lebay) dicucus tuh lengan bagian tangan kiri dan dipasangi selang dan darah mulai keluar, gimana rasanya? Jika ditanya spt itu penulis sarankan jangan diam saja pas donor karna badan kita spt ada yang hilang bukan seperti tapi nyatanya haha badan penulis waktu itu terasa lemas penulis cerita-cerita dah dg petugasnya haha so akrab haha apalagi petugasnya cewe haha😀 enggak tau berapa menit tuh penulis berbaring akhirnya sudah selesai dan disuruh untuk tidak bangun dulu dan diberi kapas dan tanganya disuruh menyiku untuk menekannya.
Eng ing eng setelah itu dibuatkan susu hangat mantap hehe dan dihancaplas bekas dononornya🙂 setelah itu diberi bingkisan haha ini yang penulis tunggu (muka kelaparan :D) bingkisannya ada susu kotak, roti dan lainnya lupa jumlahnya berapa dan diberi kartu anggota. Gimana reaksinya setelah itu? Jujur ya penulis setelah donor rasanya lapar mulu sudah makan banyak setelah itu cepat lapar lagi jadi yang setelah donor jangan takut kegemukan karna memang nafsu makan akan bertambah.
Alhamdulillah penulis sudah dua kali donor tepate 22 februari 2014 kemarin pada kegiatan kali ini kepala sekolah langsung turun tangan dengan mengumumkan kekelas-kelas dan hasilnya banyak banget yang donor dibandingkan dengan yang dulu. Ternyata yang donor bukan hanya dari siswa dan guru saja ada ibu-ibu memang sengaja untuk ikut dan aku kalah dengan ibu ini dia sudah sering ikut acara ini iyalah sayakan baru kemarin haha😀 .
Penuli tanya ke temen2 kenapa enggak ikut donor jawabannya macam-macam ada yang Hbnya rendah, tekanannya rendah, sudah niat tapi takut jarum haha penulis berarti pemberani dong hahaha (so berani pada hal awalnya juga spt itu haha).
Jika sahabat-sahabat ingin donor memang dibutuhkan keberanian tapi enggak harus pemeberani banget penulis saja awalnya ragu untuk ikut tapi setelah ikut ingin lagi donor jika ditanya sakit banget buktinya yang donor enggak pernah teriak-teriak kesakitan (iyalah haha :D) jika takut dg jarum jangan lihat pas mau ditusuk dg jarum usahakan cerita-cerita dg petugas atau temen disekitar buat ngilangin rasa takut.
Buktikan bahwa
“Yang Muda yang Berdonor dan Enggak Gaul Kalau Belum Donor”
Sekian🙂.
Wasalamualaikum w w

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s