Fungsi Hormon & Enzim Dalam Pencernaan

A. Enzim dan hormon pencernaan lambung

1. Asam HCL, Berfungsi:

  1. Mengaktifkan zimogen pepsinogen menjadi pepsin
  2. Sebagai disinfektan untuk mematikan kuman
  3. Menonaktifkan enzim ptialin yang bekerja dimulut jika jumlah sekresi HCL nya jumlahnya sudah besar
  4. Merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus
  5. Memacu terbukanya klep pyloric lambung sehingga chime bisa turun ke usus 12 jari
  6. Merangsang tertutupnya klep isosekum duodenum karena asam
  7. Membuat PH lambung menjadi rendah (PH 4)

2. Hormon Gastrin, Berfungsi:

  1. Memacu sekresi enzim pepsinogen
  2. Memacu keluarnya HCL (asam klorida)

3. Enzim Renin, Berfungsi: Menegendapkan protein susu (kasein) dari air susu (ASI). Pada bayi akan disekresi dalam jumlah besar dan akan berkurang banyak ketika dewasa.

5. Mukus, Berfungsi: melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam HCL.

B. Enzim dan Hormon pencernaan Usus Halus

  1. Disakaridase, berfungsi: menguraikan disakarida menjadi monosakarida.
  2. Erepsinogen, Berfungsi: erepsin yang belum aktif yang akan diubah menjadi erepsin. Erepsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  3. Hormon Sekretin, Berfungsi: merangsang kelenjar pankreas mengeluarkan senyawa kimia yang dihasilkan ke usus halus.
  4. Hormon CCK (Kolesis Tokinin), Berfungsi: merangsang hati untuk mengeluarkan cairang empedu ke dalam usus halus.

C. Enzim dan hormon pencernaan pankreas

  1. Bikarbonat, Berfungsi: menetralkan suasana asam dari makanan yang berasal dari lambung.
  2.  Enterokinase, Berfungsi: mengaktifkan erepsinogen menjadi erepsin serta mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin tripsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  3. Amilase, Berfungsi: mengubah amilum menjadi disakarida.
  4. Lipase, Berfungsi: mencerna Lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
  5. Kimotripsin, Berfungsi: mengubah peptone menjadi asam amino.
  6. Nuklease, Berfungsi: munguraikan nukleotida menjadi nukleosida dan gugus prospat.
  7. Hormon insulin, Berfungsi: menurunkan kadar gula dalam darah sampai menjadi kadar normal.
  8. Hormon Glukagon: menaikkan kadar gula darah sampai menjadi kadar normal.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s